Monday, 16 December 2013

KOORPORASI TNI dan POLRI DALAM PENUNTASAN KERUSUHAN di LAPAS


Sabtu(14/12/2013) lapas kelas II  palopo terjadi kerusuhan, kerusuhan ini terjadi sekitar pukul 10.15 WITA. Narapidana mengamuk dan membakar lapas, belum diketahui pasti penyebab kerusuhan, namun sampai saat ini terdapat 2 versi yang berbeda terkait penyebab kerusuhan tersebut.
Kejadian ini bukan kali pertamanya terjadi, sebelumnya juga pernah terjadi kerusuhan yang sama di LP cebongan, sulit memang  mengatasi permasalahaan ini karena potensi terjadinya kerusuhan di LP sangat besar. Sebab LP adalah tempat orang-orang yang bermasalah, sulit untuk mempelajari sikap mereka dan sulit bagi lembaga penegak hukum khususnya para petugas di LP untuk mengkondisikan suasana yang sudah terlanjur memanas .
Bagaimana pun kita tidak bisa menyamakan suasana didalam LP dengan suasana di luar LP.  Pihak pemerintah sudah terus melakukan perbaikan dalam kinerjanya, yang menjadi pertanyaan   mengapa sikap mereka begitu tempramental ?.Mungkin harus ada pendekatan secara psikologis terhadap masing-masing narapidana, agar dapat lebih memahami apa yang mereka inginkan.
Pihak kepolisian menjadi lembaga yang mempunyai tugas berat dalam menuntaskan kasus ini, bila perlu melibatkan lembaga lain untuk membantu menuntaskan kejadian-kejadian  yang selalu terulang.  Sudah ada koorporasi dari lembaga lain yaitu TNI untuk menstabilkan keadaan di LP .
Dengan adanya koorporasi dari TNI maka akan mampu menuntaskan dan mencegah kejadian ini agar tidak terulang lagi berkaitan dengan hal ini, koorporasi ini juga akan mampu mempererat hubungan baik anatara POLRI dan TNI , yang selama ini sering bersitegang. Hal ini juga dapat berdampak positif bagi citra TNI dan POLRI di mata publik.
Dengan demikian perlu adanya koorporasi antara semua pihak lembaga negara untuk bisa menyelesaikan dan mencegahnya agar tidak terjadi hal seperti ini lagi untuk yang kesekian kalinya .

No comments:

Post a Comment