Monday, 4 November 2013

Jangan Politisasi Buruh Kami..


Demo buruh, setiap kita mendengar kata itu tentunya sudah tidak asing lagi di telinga. Para buruh sering melakukan unjuk rasa hanya untuk mendapatkan kenaikan upah kerja bahkan sampai harus berhadapan dengan gas air mata dari aparat kepolisian yang menghalangi.
Di era demokrasi dan keterbukaan saat ini, semua komponen bangsa memiliki tempat sama di mata Hukum dan mendapat perlakuan yang sama dalam pelayanan publik, dan memiliki tanggung jawab yang sama juga dalam masyarakat. Buruh sebagai salah satu komponen penting bangsa ini, khususnya dalam menyumbang iklim ekonomi atau investasi, karena dengan peran serta buruh yang terus berperan aktif secara positiv dalam sector ekonomi, akan menguatkan iklim ekonomi Indonesia
Permasalahan buruh kini telah sampai kepada suatu keadaan yang sungguh sangat memperihatinkan. Mengapa tidak? Demo buruh yang terjadi di hari-hari kemarin telah membuka mata kita bahwasanya pengaruh yang tidak baik dan subversif telah masuk ke dalam tubuh kaum buruh, buruh yang diharapkan oleh negara sebagai suatu tulang punggung kemajuan bangsa telah disusupi oleh gerakan-gerakan politik yang justru merusak barisa buruh itu sendiri dari dalam.
Harusnya permasalahan. Buruh ini tidak di politisasi sedemikian rupa agar supaya tidak berlarut-larut melakukan tindakan subsversif dan menyebabkan instabilitas politik di dalam neger

Dan Alangkah baiknya buruh dalam menyampai aspirasi membuat panggung di tempat – tempat yang tidak mengganggu lalu lintas, dan dengan santun menyampaikan tuntutannya dan membubarkan diri dengan tertib pada saat lalu lintas tidak sedang rame-rame nya, sehingga masyarakat lain tidak tergangg. Jangan Pernah hal – hal yang mempolitisasi buruh kami, selalu meracuni Indonesiaku.

No comments:

Post a Comment