Demo buruh, setiap kita mendengar kata itu tentunya sudah
tidak asing lagi di telinga. Para buruh sering melakukan unjuk rasa hanya untuk
mendapatkan kenaikan upah kerja bahkan sampai harus berhadapan dengan gas air
mata dari aparat kepolisian yang menghalangi.
Di era demokrasi dan keterbukaan saat ini, semua komponen
bangsa memiliki tempat sama di mata Hukum dan mendapat perlakuan yang sama
dalam pelayanan publik, dan memiliki tanggung jawab yang sama juga dalam
masyarakat. Buruh sebagai salah satu komponen penting bangsa ini, khususnya
dalam menyumbang iklim ekonomi atau investasi, karena dengan peran serta buruh
yang terus berperan aktif secara positiv dalam sector ekonomi, akan menguatkan
iklim ekonomi Indonesia
Permasalahan buruh kini telah sampai kepada suatu keadaan
yang sungguh sangat memperihatinkan. Mengapa tidak? Demo buruh yang terjadi di
hari-hari kemarin telah membuka mata kita bahwasanya pengaruh yang tidak baik
dan subversif telah masuk ke dalam tubuh kaum buruh, buruh yang diharapkan oleh
negara sebagai suatu tulang punggung kemajuan bangsa telah disusupi oleh
gerakan-gerakan politik yang justru merusak barisa buruh itu sendiri dari
dalam.
Harusnya permasalahan. Buruh ini tidak di politisasi
sedemikian rupa agar supaya tidak berlarut-larut melakukan tindakan subsversif
dan menyebabkan instabilitas politik di dalam neger
Dan Alangkah baiknya buruh dalam menyampai aspirasi membuat
panggung di tempat – tempat yang tidak mengganggu lalu lintas, dan dengan
santun menyampaikan tuntutannya dan membubarkan diri dengan tertib pada saat
lalu lintas tidak sedang rame-rame nya, sehingga masyarakat lain tidak tergangg.
Jangan Pernah hal – hal yang mempolitisasi buruh kami, selalu meracuni
Indonesiaku.
No comments:
Post a Comment